Monday, August 4, 2008

Pilih Satu Bintang


Memandang jutaan bintang di langit malam
Mendamai sekejap jiwa yang kusut
Kalau ia dituntun lagi
Aku bakal menjadi bingung
Seperti memilih satu bintang paling memikat

Ini soal hati
Dan hati tak mampu ku rujuki
Aku dalam kotak beratus segi
Tak baku dipandu satu arah yang tepat

Masa berdetik
Mengetuk belakangku agar berjalan
Tapi cuma jasad yang bergerak
Jiwaku sedang tersekat di batu gergasi
Aku tak mahu melepaskan
Tapi tak mampu menentukan arahku sekarang

Aku dihembus angin yang sering berubah
Melelahkan tubuh yang tak gagah
Jangan sampai akhirnya tiada makna
Dan semua jiwa berdarah dan menempah susah

Kapankah gerak hati ini akan benar?
Bilakah suluhan itu menemui maksudnya?

Ada batu lagi di depanku
Adakah ia tempat berlabuh?

(Ya Allah, show me what's best...Amiin...)

4 comments:

BondingSisters said...

Bersihkan hati. Tenangkan fikiran. Cerahkan pandangan. PetunjukNya akan kau peroleh. Yakin dengan percaturanNya~ :) Aku doakan yang terbaik untuk ko..

Nurul Iman Abdul Rahim said...

Syukran maimanah... love u soooo much! (i really need that rite now...)

Anonymous said...

memandang dengan mata hati... (",)

Anonymous said...

=)